GELORAKAN BUDAYA LOKAL, KADES SONTANG BERSAMA DATUK BANDARO BUKA RESMI PACU SAMPAN DI TITIAN GADING

GELORAKAN BUDAYA LOKAL, KADES SONTANG BERSAMA DATUK BANDARO BUKA RESMI PACU SAMPAN DI TITIAN GADING

Spread the love

GELORAKAN BUDAYA LOKAL, KADES SONTANG BERSAMA DATUK BANDARO BUKA RESMI PACU SAMPAN DI TITIAN GADING

BONAI DARUSSALAM, ROKAN HULU — ULASKASUSTV.COM — Semangat melestarikan budaya lokal kembali menggema di Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu. Pemerintah Desa Sontang resmi membuka kegiatan Pacu Sampan di Dusun Titian Gading, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun tersebut dibuka langsung oleh Kepala Desa Sontang, Zulfahrianto, SE, bersama Tokoh Adat Datuk Bandaro, serta dihadiri Ninik Mamak dan tokoh masyarakat Desa Sontang.

Dalam sambutannya, Zulfahrianto, SE menyampaikan bahwa Pacu Sampan bukan sekadar perlombaan atau hiburan bagi masyarakat.

«“Pacu Sampan ini adalah warisan budaya leluhur kita yang harus kita jaga bersama. Selain sebagai ajang hiburan, ini juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, persatuan, dan menumbuhkan rasa gotong royong di tengah masyarakat Desa Sontang,” ujar Zulfahrianto.»

Menurutnya, Pemerintah Desa Sontang berkomitmen mendukung berbagai kegiatan positif yang mampu membangkitkan semangat kebersamaan sekaligus menjaga keberlangsungan kearifan lokal.

“Budaya seperti ini jangan sampai hilang. Kita harus terus mengenalkan dan melestarikannya agar generasi muda mengetahui serta mencintai budaya yang diwariskan para leluhur,” tambahnya.

Perkuat Persatuan dan Lestarikan Budaya Melayu

Kehadiran Tokoh Adat Datuk Bandaro, Ninik Mamak, serta tokoh masyarakat turut menambah khidmat dan semaraknya pembukaan Pacu Sampan di Dusun Titian Gading.

Tradisi Pacu Sampan tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarmasyarakat, membangun semangat sportivitas, serta memperkuat nilai gotong royong.

Pemerintah Desa Sontang berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan dan menjadi salah satu daya tarik masyarakat sekitar, sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga dan memperkenalkan budaya Melayu di Kabupaten Rokan Hulu.

Dengan semangat kebersamaan, Pacu Sampan diharapkan tidak hanya menjadi sebuah perlombaan, tetapi juga menjadi momentum untuk merawat warisan budaya dan memperkuat persatuan masyarakat.

Sudarno. C. ILJ
ULASKASUSTV.COM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *