Dari Candaan “Opung” hingga Dukungan UKW, Silaturahmi KJK dan BP Batam Berlangsung Hangat

Dari Candaan “Opung” hingga Dukungan UKW, Silaturahmi KJK dan BP Batam Berlangsung Hangat

Spread the love

Dari Candaan “Opung” hingga Dukungan UKW, Silaturahmi KJK dan BP Batam Berlangsung Hangat

BATAM, ULASKASUSTV.COM — Suasana ruang kerja Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, Kamis sore (27/8/2026), berlangsung hangat dan penuh keakraban.


Pertemuan tersebut menjadi semakin cair ketika pengurus Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) datang untuk bersilaturahmi. Alih-alih berlangsung kaku seperti agenda resmi, pertemuan justru diwarnai canda dan tawa, mengingat hubungan yang telah terjalin cukup lama antara Ariastuty dan kalangan jurnalis di Batam.

Ariastuty yang baru tiba usai mengikuti rapat bersama Dewan Pengawas BP Batam langsung menyapa Wakil Ketua Umum KJK Richard Nainggolan yang telah menunggu di ruang kerjanya.

“Opung, apa yang bisa dibanting!” ujar Ariastuty berseloroh kepada Richard Nainggolan yang akrab disapa “Opung”.

Candaan tersebut sontak memecah suasana. Plesetan kata “banting” yang dimaksud sebagai “dibantu” pun membuat suasana pertemuan semakin akrab.

Dalam pertemuan itu, Ariastuty didampingi Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga BP Batam, Sthefani Barlian.

Sementara dari KJK hadir Wakil Ketua Umum Richard Nainggolan, Wakil Ketua Umum Novianto, serta Wakil Sekretaris Qori Ul Fitra.

Setelah berbincang mengenai sejumlah isu terkini, Richard kemudian menyampaikan maksud kedatangan KJK. Selain mempererat tali silaturahmi, KJK juga memperkenalkan keberadaan organisasi serta berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan.

Salah satu agenda yang disampaikan adalah rencana pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar KJK bekerja sama dengan Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Hotel CK Tanjungpinang pada 28–29 Agustus 2026.

“Pembukaan Sabtu pagi dan kami mengundang BP Batam untuk hadir,” ujar Richard.

Mendengar penjelasan tersebut, Ariastuty menyambut baik pelaksanaan UKW. Menurutnya, peningkatan kompetensi wartawan merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas pemberitaan sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap media.

“Kompetensi wartawan itu penting, karena wartawan tidak hanya dituntut cepat dalam menyampaikan informasi, tetapi juga harus mampu memastikan informasi yang disampaikan akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Ariastuty.

Ia menilai UKW bukan sekadar proses untuk mendapatkan pengakuan kompetensi, tetapi juga menjadi ruang bagi wartawan untuk mengukur sekaligus meningkatkan kemampuan profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Dengan kompetensi yang semakin baik, saya berharap karya jurnalistik yang dihasilkan juga semakin berkualitas. Ini tentu penting, bukan hanya bagi wartawan dan medianya, tetapi juga bagi masyarakat yang membutuhkan informasi yang benar,” ujarnya.

Ariastuty juga menyampaikan dukungan BP Batam terhadap kegiatan UKW yang diselenggarakan KJK. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi para peserta dan perkembangan dunia pers di Kepulauan Riau.

Bagi insan pers, UKW memiliki arti penting karena menjadi salah satu sarana untuk menguji pengetahuan, keterampilan, dan profesionalitas wartawan. Kompetensi tersebut mencakup kemampuan mencari, mengolah, memverifikasi, hingga menyajikan informasi sesuai prinsip jurnalistik dan kode etik.

Terlebih di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan media digital, wartawan dituntut tidak hanya mampu menyajikan berita secara cepat, tetapi juga cermat melakukan verifikasi agar informasi yang diterima masyarakat benar dan tidak menyesatkan.

Dalam pelaksanaan UKW KJK kali ini, Analis Kebijakan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri, Irjen Pol Andry Wibowo, dijadwalkan menjadi salah satu narasumber.

Ketua Umum KJK, Ady Indra Pawennari, sebelumnya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Pemerintah Kota Batam, BP Batam, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kepri.

Menurut Ady, dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam memastikan persiapan pelaksanaan UKW berjalan dengan baik.

Silaturahmi KJK dengan BP Batam tersebut merupakan bagian dari rangkaian komunikasi organisasi dengan berbagai pemangku kepentingan di Kepulauan Riau.

Sebelumnya, KJK juga bersilaturahmi dengan Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin, Senin (24/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah hal turut dibahas, mulai dari keamanan, peningkatan kompetensi wartawan, hingga peran media dalam membangun kepercayaan investor di Kepulauan Riau.

Rangkaian silaturahmi tersebut menunjukkan bahwa hubungan antara pers, pemerintah, aparat keamanan, dan berbagai pemangku kepentingan tidak selalu harus dibangun melalui forum formal.

Ruang komunikasi yang terbuka dapat menjadi sarana untuk berdiskusi, bertukar pandangan, serta membangun hubungan yang saling mendukung.

Dan sore itu, di ruang kerja Ariastuty Sirait, semuanya bermula dari sebuah candaan sederhana kepada “Opung”.

Sebuah sapaan ringan yang justru menjadi simbol keakraban dan cara sederhana merawat silaturahmi yang telah terjalin lama antara insan pers dan pemangku kepentingan di Kepulauan Riau.

(KJK/Martin D)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *